
Salah satu dosen Program Studi Fisika, Nirmala Sari, S. Si., M. Si. berhasil meraih Pendanaan Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026. Program ini merupakan inisiatif yang mendukung keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam upaya pemulihan pascabencana melalui pendekatan keilmuan dan pemberdayaan masyarakat.
Pendanaan tersebut diperoleh melalui proposal berjudul “Pemberdayaan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir di Aceh Tamiang melalui Pemenuhan Layanan Kesehatan Dasar, Air Bersih, dan Sanitasi Berbasis Sistem Filtrasi Hybrid Berprinsip Gravitasi.” Program ini difokuskan pada upaya pemulihan kondisi masyarakat pascabanjir dengan menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar yang krusial, khususnya akses terhadap air bersih, sanitasi layak, dan layanan kesehatan dasar.
Melalui penerapan sistem filtrasi hybrid berbasis prinsip gravitasi, program ini diharapkan mampu menjadi solusi yang tepat guna, berkelanjutan, dan mudah diterapkan oleh masyarakat di wilayah terdampak bencana. Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menekankan pada peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam mengelola sarana air bersih dan sanitasi secara mandiri.
Keberhasilan ini menjadi bentuk nyata kontribusi dosen Prodi Fisika dalam mengintegrasikan keilmuan fisika terapan dengan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memberikan ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam penyelesaian permasalahan sosial dan kebencanaan.
Program Studi Fisika menyampaikan apresiasi atas capaian ini dan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Aceh Tamiang serta menjadi inspirasi bagi sivitas akademika dalam mengembangkan kegiatan tridarma perguruan tinggi yang berorientasi pada kebermanfaatan nyata bagi masyarakat.